Widayanti Rose

Lahir dan tinggal di Sumenep, saat ini menjadi guru aktif di sebuah SD. Menulis baginya sebuah hobbi yang membawa manfaat. Tulis apapun yang berguna. Karena den...

Selengkapnya
BENDA PADAT YANG BISA BERUBAH BENTUK

BENDA PADAT YANG BISA BERUBAH BENTUK

BENDA PADAT BISA BERUBAH BENTUK

#Curcol_ortu

#Adinda Najmi Alfulaila

#DiarySangibu

Bintang pakai opsi ngambek, tidak mau belajar kalau tidak ditemani. Yah jadilah aku ngajar siang malam. Siang di sekolah, malam di rumah. Dinikmati aja.

Itulah nikmatnya ibu sebagai guru.

“Sampai mana, Kak?” tanyaku mulai membuka lembar buku temanya.

“Perkalian, Bu.”

“Oke, sekarang coba jawab ini. Berapa bentuk perkalian dari 4 +4+4?”

“4x3” jawabnya mantap.

“Bukan.”

“Benar kok.”

“Bukan koh, 4+4+4= 3×4”

“Bener koh, 4 × 3 Ibu yang salah.” Kata Bintang menyalahkanku.

“Eh, yang guru siapa?”

“Tapi ibu salah. Coba liat buku ini. 7+7+7 = 7×3 kan? Jadi 4 +4+4 = 4×3.” Bintang membuka halaman buku yang dia maksud.

“Ini liat, aku benar kan?” kata dia mempertahankan diri.

Kulihat halaman 60 yang ditunjuk Bintang. Wah iya bener, bukan Bintang yang salah. Petunjuknya memang seperti itu.

Aku belum sampai pada halaman yang Bintang tunjuk,. Walau ini tahun kedua kelasku menjalankan k13, namun tahun lalu tema 2 bersamaan dengan waktu cutiku. Jadi belum pernah nyentuh buku ini.

“Tuh kan, bener kan? Ibu yang salah.” Kata Bintang masih yakin.

“Hei, ini salah ketik. harusnya ini 3 x 7, bukan 7 x 3.” Kataku memberi penjelasan. Aku tidak mengatakan buku ini salah, hanya salah ketik. Itu bahasaku. Kalau aku bilang salah, takutnya dia tidak percaya lagi pada buku yang dia pelajari. Dianggapnya salah semua nanti. Kan masalah itu!

“ingat ya, 7+7+7 itu artinya 3x7. Ok?”

“Ya Bu.” Jawabnya.

Akupun beralih mereview materi berikutnya.

“Apa yang kamu tau tentang benda gas?”

“Benda gas itu benda yang wujudnya tak terlihat tapi bisa dirasakan.”

“contoh?”

“Kayak angin dan kentut”

“Wakakak..” mendadak aku ketawa atas jawaban putri sulungku ini, “Kenapa dengan kentut?”

“Ya kan kalau kentut gak bisa diliat, tau-tau jadi bau. Haha”

“Haha.” Ampun deh, anak ini ternyata punya bakat stand up comedy juga. untungnya dia bukan murid di kelasku. Hihi

“Trus benda cair itu apa?”

“Benda yang bentuknya berubah sesuai dengan wadahnya. Wadah itu misalnya gelas, jadi air ditaruh di gelas berbentuk seperti gelas. Kalau ditaruh di piring, bentuknya seperti piring dan lainnya..” Bintang menjelaskan dengan sangat yakin.

Aku terbelalak, Ya Tuhan! Aku baru sadar dia sepintar ini. (Selftalk ini ya..hihi)

“Apa contoh benda cair?”

“Air, minyak, es susu segar, es degan, es jus rasa melon, rasa jeruk.. es rasa coklat, mmmm enaknya..” Bintang malah terlalu mengahayati, lidahnya mengecap sambil matanya terpejam.

“Hey! Sudah menghayalnya. Sekarang bagaimana dengan benda padat?” kataku mengembalikan fokusnya. Diapun tertawa membuka mata.

“Benda padat itu benda yang bentuk dan ukurannya tetap. Kayak gunting ditaruh di gelas, tetap seperti gunting.”

“Bagus. Apalagi?”

“Sisir di taruh di piring tetap seperti sisir.”

“Bagus. Apalagi?”

“Sudah ah, jangan apalagi terus. Ada loh Bu, benda padat yang bentuk dan ukurannya jadi berbeda.”

“Apaan? Yang namanya benda padat ya gak berubah. seperti batu, ia gak berubah walau dipindah.”

“Ada kok, uang itu kan benda padat. Kalau di taruh di tokonya Pak Lut bisa berubah jadi jajan, jadi es, jadi permen..jadi apa saja yang kita mau. hahaha.”

“hahahaha...” aku ikut tertawa lepas mendengar jawaban anak ini. Kok bisa-bisanya dia punya pemikiran sejauh itu. Aku yo gak mikir kesana ya.

Ampun deh! Kayaknya aku ada saingan ini. Ups

“Bener kan? Kalau gak percaya, sini mana uangnya mau tak buktikan. Kalau benda padat juga bisa berubah bentuk.” katanya dengan mata kedip-kedip

Omigod! Modus ini. Nurun siapa ya? wkwkwk

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

Ketawa ngakak bacanya. Tapi benar sekali kalau sudah harus siap-siap menyambut saingan berat. Inspirasi, nih!

06 Sep
Balas

nah kan.. saingan baru dia. hhh

06 Sep

Bergabung bersama komunitas Guru Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali