Widayanti Rose

Lahir dan tinggal di Sumenep, saat ini menjadi guru aktif di sebuah SD. Menulis baginya sebuah hobbi yang membawa manfaat. Tulis apapun yang berguna. Karena den...

Selengkapnya
TERORIS DI MANA-MANA, SAATNYA GURU PEKA

TERORIS DI MANA-MANA, SAATNYA GURU PEKA

Teroris di mana-mana, saatnya guru peka.

Saya sangat terkejut ketika mengetahui di antara pelaku bom bunuh diri, ada anak yang masih sekolah. Saya jadi penasaran bagaimana dia di mata teman dan gurunya.

Berdasarkan informasi gurunya, keseharian anak tidak jauh beda dari siswa lainnya. Hanya saja, dia tidak pernah mau mengikuti pelajaran PKn.

Ini menjadi pelajaran bagi guru lainnya, jika mendapatkan anak yang tidak mau masuk ketika pelajaran PKn atau selalu ijin ke kamar mandi dan tak kembali saat mulai masuk pembahasan pendidikan kewarganegaraan, mungkin perlu dipantau pergerakannya, teman-temannya dan terutama keluarganya.

Atau mungkin ada anak yang tidak mau ketika diminta membacakan bunyi sila pancasila, menuliskan atau bahkan berdiskusi berkaitan dengan pancasila. Bisa jadi benih-benih radikalisme telah ditanamkan orangtua ke dalam hati mereka.

Cita-cita pelaku bom bunuh diri inipun selalu mengatakan ingin mati syahid. Mulailah kembali menanyakan cita-cita anak kita di kelas. Waspadai jika ada yang memimpikan hal serupa, bukan karena tidak mau mendoakan mereka mencapai cita-cita mulia, tapi bisa jadi itu lebih dari sekadar keinginan biasa, mungkin memang sudah melalui proses brainwash sehingga nyawa saudaranya tak lagi berharga.

Jika mereka mempunyai cita-cita merakit bom, atau punya hobi main petasan dengan buatan sendiri, bisa jadi mereka memang mendapat latihan untuk keterampilan itu.

Semoga kita semua dan juga murid-murid kita dilindungi dari kesesatan. Aamiin

Apa seserius ini?

Ya, ini serius.

Ini bukan fiksi, Surabaya itu dekat, Malang juga dekat. Sedekat hidung dan nafas kita. Sedekat jantung dan detaknya. Sedekat aku dan kamu. Eh

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

Benar Bu...Semua mmg harus peka termasuk guru

15 May
Balas

Betul bu

06 Sep
search